Sabtu, 02 Mei 2009

Manohara oh Manohara

Hi Adam,

kebiasaan bangun pagi sepanjang minggu bikin gue bangun cepat jg sabtu pagi. Dan..tadi pagi nih gue nonton infotainment yg itu loh yg kalo presenternya ngomong suka dilebih2in, sok didramatisir, dan ditambah dengan
backsound yg mendukung suasana biar lebih tegang... Seluruh acaranya didedikasiin buat Manohara Pinot..again n again... Kayaknya berita ini udah semingguan lebih nih ga habis-habis...sampe ngalahin berita tentang konflik militer di Sentani, Papua nih.. tapi, lama-lama gue nonton udah mulai kasian juga nih sama si Manohara. Ibunya usaha kesana kemari nyari2 pertolongan walopun kadang ke tempat ato orang-orang yang kayanya agak kurang nyambung gitu ya (mabes polri contohnya). ada juga tokoh agama. nah, pas disitu, maminya ngomong gini: Manohara tuh harus ditolong pak, dia itu termasuk aset negara loh. dia itu anaknya pinter banget................
gue ganti stasiun tv nya karna ga tahan denger kebohongan selanjutnya.
Manohara dulu ranking berapa ya pas sekolah sampe bisa disebut aset negara? (maklum, kebiasaan disini kan orang-orang kepintarannya diukur lewat ranking di sekolah. ga peduli gimana caranya dia dapet angka 7 ato 9 itu di rapor)

Jumat, 01 Mei 2009

CK-ckckck

Hi A,

wow wat a boss you have! what a very creative title... Tunisia Indah...really inspiring, makes me wanna go there... I bet they have a really nice bed n breakfast package with a pretty good ol' 17 inch tv and a vintage looking water heater..sorry is this Tunisia country u're talking about? 'coz it sounds like the name of an inn
From your review, I can tell the book u're reading is disastrous (pardon any mis-spell) butttt, made me wanna readddddd it! sigh (i'm starting to question my taste..first the reality show, now this book)
anyway, the day went by very slow this morning and to kill time I copied my ID n NPWP only to have a reason to get up of my chair n looked busy. (I'm starting to gain fat here n there – see pic...my defense is: it's ok to gain weight but still look good! :D)
Last night I went to the Calvin Klein show and there was oh-so-cute-but-not-so-tall Mike Lewis. But he's not the one I want to tell u about. There was this lady carrying a recycled bag! Among all the capitalist-rich-affair addict-mistresses and aggressive-social climbers, there was one sane lady, (well 2 of us I mean...err 3 with my photographer)! It was a bag made of detergents' and soaps' used containers, n she carried it proudly with no evidence of trying to hide it! Tsktsktsk 4 thumbs up. Maybe your dear alexandra dewi can make her as an example for her upcoming book? I heard there's a new fashion and shopping book coming out called “The Little Pink Book of Fashion”. Run for your life, people!!!

cheers,
Steve

tunisia panic attack


oi steve,

pagi ini bu bos kena panic attack. biasalah kemarin abis rapat sama bos cong. pagi-pagi gue masih ngos-ngosan abis naik tangga, minum juga belum, mukanya langsung ditempatkan di depan muka gue. dia bilang "ini gimana ya, pak cong kemarin bilang artikel yang ini judulnya kurang bunyi. gimana, ya? gimana ya?" mukanya berkerut sambil naik turun kayak di dengkulnya ada per.

"yang mana mba?"

"yang ini"
disodorinlah ke gue proof print artikel yang dibuat sama seorang kontributor, yang adalah temannya dia. seorang model yang namanya sudah meredup dan sekarang mau merintis nama di dunia penulisan. artikelnya... apalagi kalau bukan travelling....

ini artikel emang nggak cuma judulnya yang nggak "bunyi" semua tulisannya juga mirip2 baca brosur smiling tour atau smailing tur, ya namanya sekarang?

"hmmm.. gimana ya mbak?" gue bilang sambil pura2 baca2 proof print yang ada di tangan gue

"Iya, gimana ya?" sambil kasih muka kayak mau nangis dan mukanya dekat banget sama muka gue. (hmmmm... mungkin mundur sedikit dulu mbak, biar gue bisa lebih gampang bacanya?)

"Agak susah ya, mbak"

"Iya, ya agak susah?"

trus aje, ikutin gue ngomong apa. gini nih penyakitnya kalo panic attack, dia kayaknya udah nggak bisa mikir lagi.

"hmm... kalo gini aja gimana, mbak? gue pura2 mendapat ilham untuk memberikan harapan

"gimana gimana?" cepet banget nyautnya.dia tuh bener2 ngeliatin gue kayak gue mesin yang udah dimasukkin koin dan nunggu muncratin kata2 dalam setik ini juga.

"hmmm gak deh mbak, kayaknya kurang kena"

"ga papa bilang aja, coba gimana gimana"

GIMANA GIMANA. kenapa sih kalo ngomong gimana selalu dua kali?
ya gimana, baca artikelnya aja gue nggak pernah karena artikel2 kayak gini enggak pernah dia kasih gue dulu seperti artikel2 lainnya. Gue udah mulai bisa baca polanya, udah berapa kali sejak dia naik jadi pemred dia punya "artikel2 spesial" yang nggak dilewatin ke gue, karena kalo lewat gue dulu, gue pasti akan komentar sejujurnya betapa basinya tulisan semua teman2nya itu, yang bukan diedit tapi lebih tepatnya di rewrite. Sementara dia perlu baik2in orang2 ini untuk sesuatu.


Gue nggak tau yang ini buat apa. Yang jelas ketika dia buat profil tentang si DC, yang gue nggak ngerti apa news valuenya, secara dia nyaris nggak pernah berkarya lagi setelah hampir 5 tahun, paling nongol di infotainment gara2 pacaran sama artis, gue tau besoknya dia dapet voucher sejuta dari butiknya yang di kemang itu. butiknya yang ngejual baju rancangan anak2 sekolah desain juga...

lagian kenapa sih dia itu kalo kayak gini2 nggak mikir dulu ? artikelnya itu Steve, tentang Tunisia. Dan lo tau apa judulnya? lo tau apa judulnya?

Lo tau apa judulnya?????

judulnya adalah............


"Tunisia Indah"


text by: model kerempeng yang sekarang udah gendut dan pengen jadi penulis

Kamis, 30 April 2009

The heart inside the heart: Susahnya membaca buku ini


hey steve,

tadi gue dateng ke acara peluncuran buku. tadinya, dari judulnya aja "the heart inside the heart" gue udah malas dateng. tapi si bos bilang "lucu kok, orang ini udah pernah bikin buku. ya buku kayak gitu deh, sehari juga selesai bacanya. kita-kita yang umur 35-40an sih saya rasa seneng bacanya." hmmmm... walaupun gue 29 tahun, gue iyain aja dan berangkatlah ke gramedia di grand indonesia.

nyampe disana suasana kelihatan seperti acara-acara pesta sosialita. perempuan2 berambut dicat (tentu umumnya coklat pirang2 gitu), panjang dan tertata hasil panggangan brutal hair dyer salon, senyum tidak terlalu lepas karena pipinya kelihatan seperti ditanam bakpao yang terlalu lama dipanasin di microwave.

terlepas dari mas2 mc bersepatu lancip yang gengges banget, talkshownya cukup menarik orang untuk tetap duduk di tempatnya. menurut gue sebagian besar itu karena ada samuel mulia yang diundang sebagai pembicara. seperti biasa sam menjadi dirinya, bicara jujur tentang seks, perselingkuhan, pernikahan, yang blak blakan ketika dia ngomong "blow job",penonton berteriak sunyi lewat matanya. penulisnya sendiri.... hmmm gimana ya, yang gue inget dari omongan dia adalah "sayur asem, sayur asem, sayur asem lagi... kan bosen juga" atau kalimat2 seperti itulah, yang maksudnya menggambarkan tentang pernikahan.

di buku ini, seperti yang ditulis di covernya, "apa yang perlu diketahui wanita sebelum menikah, selingkuh, atau bercerai", dia kasih nasehat2nya dari pengalamannya yang udah kawin 10 tahun dan katanya, teman-temannya. Isinya? ya ampun. gue bahkan berpikir buku ini gak layak direview sama sekali.


isinya antara lain (gue nggak sanggup baca sampai habis):
1. pria bisa jadi OVERWHELM kalau tiba-tiba melihat dan/atau mendengar suara atau tuntutan kita dari pagi, siang, hingga malam (OH YA??? APALAGI YANG BARU, MBAK?)

2. Jangan bawel, karena pria tidak suka disuruh begini dan begitu. (OH YA AMPUN, MASA SIH?)

3. HATI HATI dengan apa yang kita ucapkan kepada suami dan anak-anak kita. (THANK YOU, WHAT A DIVINE REVELATION)

lalu berkali-kali dia menyebutkan buku pertamanya."Di Queen of heart saya menyebutkan... bla bla bla atau blu blu blu". Look, besides nobody read your first book (i didn't even know it exists) this is a terrible way if you're trying to tell people to buy your fist book. this one is pretty much a mess.

lalu ada cara-cara menulisnya lagi yang ganggu seperti
"....tapi saya seyakin-yakinnya - pokoknya yakiiiiiiiiiiiin sekali..."
atau "But Whoooooooo??". yang paling menyedihkan adalah dia sering sekali menertawakan sendiri leluconnya. tulisan hahaha ada dimana-mana. ya ampun, anak magang di majalah gue bahkan bisa menulis lebih baik dari ini. kalau buku ini bisa diterbitin gramedia (yang mengecewakan gue, karena gramedia nih lama-lama kok kayak gini sih?), gue akan menyemangati anak magang gue untuk buat buku.

resepnya:
1. ketika mennyampaikan argumen lo, lakukan penekanan secara harafiah, yaitu menekan tuts di kibor yang agak lama pada kata intinya, semisal: I'm sure kalau it's trueeeeeeeee
atau sesekali bisa pakai huruf kapital. ada contohnya di buku ini:"...ketika merencanakan pesta pernikahan, sebisanya RELAX and GO WITH THE FLOW."
2. kumpulin kata-kata bijak dari orang-orang terkenal dan selipkan di depan tulisan dan di akhir tulisan di tiap bab.
dari cara dia menulis yang seperempat inggris- setengah indonesia gue udah terganggu banget. masalahnya model menulis kayak gini ada dari depan sampai belakang. seperti

" All in all, asal nikah karena cinta, bla bla bla" selanjutnya ada kayak 30 kata lagi dalam bahasa indonesia.

atau ..

"Do not become one of those women who become half a person in their marriage, hanya untuk menyesal di kemudian hari!"

atau ..

"The wedding cake is, sampai saat ini, the best chocolate cake that i ever tasted."
apaan sih ini? kayaknya nunjukkin banget ini orang nggak punya kemampuan berbahasa inggris dan berbahasa indonesia yang benar. jadi mual gue bacanya.

all in all, steve, i think the book is, sampai saat ini, the worst book i've ever tried to read. Maaf, mungkin lebih tepatnya, the book is, sampai saat ini, the woooooooorst book i've ever TRIED to read.


kalau ada yang mau, gue akan dengan sangat senang hati mengirimkan buku ini yang gue dapat karena jatah media, ke elo, gratis, dimanapun di indonesia.

masihkah kamu mencintaiku?


Hi A,

semalem gue nonton TV dan isinya seperti biasa, smuanya kreatif banget dan isinya ga ada yg laen selain sinetron dan reality show...trus pas lagi pindah2 channel, ada salah satu yang nayangin reality show (catat: gue nonton jam 10 malam! Masih ada ya yg nonton reality show jam segitu?) tapi buktinya gue nonton..darn!

Judulnya: masihkah kamu mencintaiku? Isinya tentang pasangan suami istri yang udah mo cerai trus diusahain balikan lagi gitu.. nah biar lebih rame lagi, orangtua dua2nya ikut diundang, plus psikolog...

yang semalem ini bertengkar mulu kerjaannya! Sampe2 keliatan banget acaranya dibuat-buat.

Yang lebih keren lagi nih, host nya helmi yahya – recent divorcee... mending dia duluan yg jadi bintang tamu nya yah?